700 Pesilat Berdiskusi Tentang #SilatGoesToUnesco

Sebar Penawaran Berzakat, MPZ Masjid Al Madinah Dompet Dhuafa Targetkan 1 Milyar
June 11, 2018
Nippon Paint dan Masjid Al Madinah Dompet Dhuafa Gelar Cat Bareng Jurnalis
June 11, 2018

Bogor – Pencak Silat sebagai Beladiri Budaya khas Indonesia telah lama digadang-gadang untuk bisa diakui oleh Unesco sebagai warisan budaya Indonesia. Hari ini (2/6) 700 pesilat yang tergabung dalam Kampung Silat Jampang – Zona Madina Dompet Dhuafa berkumpul, berdiskusi, dan berdialog tentang persiapan dan tantangan menuju pengakuan Unesco ini. Seminar yang dihadiri oleh 30 perguruan silat yang tergabung dalam kampung silat jampang ini membasa persiapan pengakuan Unesco ini dari berbagai aspek, mulai dari aspek akademisi, pemerintah, NGO, hingga aspek pesilatnya itu sendiri.

Yuli Pujihardi selaku direktur Zona Madina menyampaikan bahwa seminar ini penting untuk menelisik lebih jauh persiapan kita membawa budaya silat ke Unesco. Segala perlu dilihat menurut ia, dan Zona Madina Dompet Dhuafa dengan pemberdayaan silat Kampung Silat Jampang siap menjadi bagian dari komplemen membawa silat diakui Unesco.

“Alhamdulillah, pembicara-pembicara hebat dari maisng- masing bidangnya sudah hadir untuk memberikan materi dna berdialog dengan kita semua” ujarnya.

Hadir dalam acara ini tokoh pesilat dunia H. Eddie M Nalapraya yang membahas tentang aspek silat sebagai budaya Indonesia, kemudian Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor Rahmat Sudjana yang membahasa peran pemerintah dalam membawa silat ke Unesco,sedangkan dalam aspek kacamata akadmisi dihadiri oleh Ige Azmin Dosen Seni dan Budaya Universitas Negeri jakarta.

Ketua Kampung Silat Jampang, Herman Budianto menegaskan bahwa diperlukan perencanaan, dna implementasi yang sungguh-sungguh dan secara profesional, termasuk menguatkan branding serta pengakuan dari berbagai pihak bahwa silat adalah budaya bangsa Indonesia.

“Silat Goes To Unesco adalah salah satu strategi untuk melestarikan dan menguatkan pengakuan dunia internasional terhadap silat Indonesia” ujarnya.

Acara seminar ini juga didahului dnegan seminar pengelolaan keungan pesilat dan keluarga pesilat dari ketua kampung silat jampang, kemudian ditutup dengan buka puasa bersama 700 pesilat kampung silat jampang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Donasi