Peringati 4 tahun Pencak Silat Sebagai Warisan Tak Benda dari UNESCO, Kampung Silat Jampang Gelar Kegiatan Flashmoob

Kunjungi Zona Madina, Donatur Rasakan Langsung Kebermanfaatan Dari Pendayagunaan Dana ZISWAF untuk Kesejahteraan Masyarakat
Desember 11, 2023
Tanamkan Karakter Kuat pada Siswa SMART Ekselensia Indonesia, Chappy Hakim Bersama Dompet Dhuafa Gelar Kelas Inspirasi Di Kawasan ZISWAF Zona Madina
Desember 22, 2023

Kampung Silat Jampang (KSJ) Dompet Dhuafa menggelar kegiatan Gerak Silat Bersama (Flashmob) pada Minggu, (10/12/23) di Kawasan ZISWAF Zona Madina Dompet Dhuafa.

Tujuan acara ini adalah untuk terus masukan sosialisasi dan edukasi silat kepada masyarakat sekaligus memperingati dan menguatkan penganugerahaan dari UNESCO tahun ke 4 bahwa pencak silat sebagai warisan budaya tak benda (intangible cultural heritage).

Kampung Silat Jampang adalah komunitas pencak silat yang bertujuan untuk mengembangkan silat, mencetak generasi silat yg berakhlak mulia. Berlokasi di Kawasan ZISWAF Zona Madina Dompet Dhuafa, Kampung Silat Jampang di desain dan dikembangkan dengan konsep kawasan pengembangan silat terpadu dengan landasan tata nilai Islami yang Rahmatan Lill Alamin dengan tujuan sebesar besarnya memajukan perguruan silat dalam arti luas meliputi pengembangan perguruan, peningkatan kapasitas dan menanamkan nilai luhur silat secara terintegrasi.

“Hari ini kita akan pawai bersama 56 perguruan silat yang terganung di Kampung Silat Jampang untuk menunjukan kepada masyarakat bahwa inilah pencak silat indonesia dengan orang-orang baik, hebat, sukses serta solih yang nantinya akan menjadi penerus generasi Indonesia. Harapan terselenggaranya acara ini adalah masyarakat tahu tentang pencak silat, tertarik, dan kemudian melestarikan pencak silat sebagai budaya Indonesia yang diakui oleh dunia melalui penganugerahaan dari UNESCO sebagai warisan budaya tak benda (intangible cultural heritage),” ujar Herman Budiyanto selaku Ketua Umum Kampung Silat Jampang.

Acara diawali dengan motivasi silat dan doa oleh Ketua Umum Kampung Silat Jampang dan Dewan Tinggi Pendekar KH Ahmad Shonhaji dan H Daswara Sulanjana. Javierah Asyhari sebagai pesilat ikut memeriahkan acara dengan melakukan story telling berbahasa Inggris yang sangat bagus menceritakan peran luar biasa Bapak Silat Dunia yaitu Mayjend DR H Eddy M Nalapraya dalam melestarikan dan mengembangkan silat dalam lingkup nasional dan internasional. Acara dilanjutkan dengan pawai keliling dan melakukan aksi silat di lapangan depan perumahan Kahuripan, Jampang, Kemang, Bogor. Para murid dan guru menampilkan jurus silat yang indah, menarik dan penuh dengan teknik yang bermanfaat.

“Zona Madina para prinsipnya sangat mendukung terselenggaranya kegiatan-kegiatan budaya demi melestarikan budaya Indonesia kepada masyarakat. Kampung Silat Jampang merupakan mulai diinisiasi oleh masyarakat bersama Dompet Dhuafa dengan menjadikan Desa Jampang menjadi sebuah Desa Wisata yang berbasis pada Budaya, khususnya Silat. Di Desa Jampang, silat dijadikan sebagai bagian dari dunia pendidikan, yang mana ekskul silat menjadi sebuah sistem pengembangan karakter positif yang prestasi,” ujar Udhi Tri Kurniawan selaku Direktur Zona Madina Dompet Dhuafa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Zakat & Donasi