
BOGOR, Maret 2026 – Mengisi momentum bulan suci Ramadan dengan kegiatan edukatif dan sosial, Jampang English Village (JEV) sukses menyelenggarakan program “JEV Ramadan English Camp 2026”. Bertempat di kawasan Zona Madina Dompet Dhuafa, Parung, Bogor, kegiatan yang berlangsung pada 7–8 Maret 2026 ini menghadirkan cara unik dalam belajar bahasa Inggris bagi 42 peserta yang terdiri dari 30 anak yatim dan dhuafa, serta 12 peserta umum.

Pembelajaran bahasa Inggris berbasis praktik (hands-on learning)
Mengusung tema “From Cooking to Kindness”, program ini mengintegrasikan pembelajaran bahasa Inggris berbasis praktik (hands-on learning) dengan penanaman nilai kepedulian sosial. Selama dua hari satu malam, para peserta berbaur bersama untuk melatih kemampuan komunikasi dan instruksi sederhana dalam bahasa Inggris melalui kegiatan memasak (cooking class). Puncak kegiatan ditandai dengan pembagian hasil masakan para peserta sebagai takjil kepada masyarakat sekitar.

Pembagian hasil masakan para peserta sebagai takjil kepada masyarakat sekitar.
Keberlangsungan program ini diperkuat dengan dukungan penuh para dermawan. Jampang English Village mengucapkan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada PT Jasa Marga dan Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa. Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa pendanaan kegiatan, tetapi juga penyaluran parsel Ramadan dan uang tunai yang diberikan langsung kepada 30 peserta yatim dan dhuafa sebagai santunan.

Penyaluran Parsel Ramadan dan Uang Tunai
Kesuksesan JEV Ramadan English Camp 2026 ini juga turut didukung oleh sinergi berbagai unit di Dompet Dhuafa, antara lain:
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Selain mendapatkan ilmu, dukungan dari PT Jasa Marga dan LPM juga memberikan kebahagiaan bagi adik-adik yatim dhuafa melalui parsel dan santunan tunai. Sinergi ini adalah kunci terciptanya dampak sosial nyata yang berkelanjutan,” ujar Sarkiah Hafsari, Koordinator Jampang English Village.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat membawa pulang bekal berupa peningkatan kosakata bahasa Inggris serta karakter empati dan kepercayaan diri yang kuat untuk masa depan mereka.